Bukti Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata, Persijap Mampu Bersaing dengan Klub Juara

Persijap Jepara kembali menorehkan kisah perjuangan di panggung sepak bola nasional. Pada Sabtu, 23 Mei 2026, dalam pekan ke-34 BRI Super League 2025/26, klub berjuluk Laskar Kalinyamat sukses menahan imbang Persib Bandung dengan skor 0-0 dalam laga tandang di stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Hasil tersebut menjadi catatan penting bagi Persijap. Selain memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2026/27, Persijap juga tercatat belum terkalahkan dari Persib Bandung sepanjang musim ini. Tak hanya itu, Persijap menjadi satu-satunya klub asal kabupaten di Jawa Tengah yang mampu bersaing di level elite nasional.

Di tengah ketatnya persaingan musim ini, Persijap berhasil menutup kompetisi di peringkat ke-13 dengan raihan 36 poin. Capaian tersebut layak diapresiasi mengingat mereka sempat terpuruk di putaran pertama dengan hanya mengoleksi sembilan poin. Kondisi itu membuat peluang Persijap untuk bertahan di liga sempat diragukan banyak pihak.

Memasuki putaran kedua, manajemen bergerak cepat dengan melakukan perubahan di sektor kepelatihan serta memaksimalkan bursa transfer untuk memperkuat skuad. Langkah tersebut menjadi titik balik kebangkitan Persijap.

Tampil lebih disiplin, agresif, dan penuh determinasi, Persijap perlahan keluar dari tekanan dan menunjukkan karakter sebagai tim pekerja keras yang mampu bangkit dari zona degradasi. Sentuhan pelatih Mario Lemos menjadi salah satu faktor penting di balik perubahan performa tim.

“Kami selalu menganggap setiap pertandingan sebagai partai final bagi Persijap. Kami harus bermain sportif untuk menghormati permainan dan menikmatinya agar bisa mengontrol pertandingan dalam situasi apa pun, bahkan dalam situasi terburuk tanpa tekanan berlebih,” ujar Mario Lemos selaku head coach.

Filosofi tersebut tercermin dalam perjalanan Persijap sepanjang musim. Di tengah tekanan besar untuk bertahan, Laskar Kalinyamat tetap bermain dengan semangat kolektif, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Keberhasilan ini bukan hanya soal bertahan di klasemen dan lolos dari degradasi. Persijap juga membawa identitas penting bagi sepak bola Jawa Tengah. Di saat banyak klub besar berasal dari kota-kota metropolitan, Persijap hadir sebagai representasi klub daerah yang mampu berdiri sejajar dan tetap kompetitif di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Musim ini, Persijap membuktikan bahwa kerja keras, loyalitas suporter, dan kecintaan terhadap sepak bola masih menjadi fondasi penting dalam membangun klub yang kompetitif. Perjalanan mereka menjadi inspirasi bahwa klub daerah pun mampu bertahan, berkembang, dan memberi warna positif bagi masa depan sepak bola Indonesia.

Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

go top