
Persijap Jepara memastikan tempat mereka di kompetisi tertinggi sepak bola nasional musim depan setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang pada pekan ke-32 Liga 1 Indonesia atau BRI Super League, Sabtu (10/5/2026). Sejak peluit awal dibunyikan, Persijap tampil disiplin dan cenderung berhati-hati. Absennya Wahyudi Hamisi di posisi 6, mampu ditutupi dengan baik oleh penampilan solid Aly Ndom. Sementara itu, Persita langsung mengambil inisiatif serangan dan mencoba menekan pertahanan lawan sejak awal laga.
Meski lebih banyak menunggu, strategi serangan balik Persijap berjalan efektif. Peran Iker Guarrotxena sebagai pengatur serangan menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Pada menit ke-25, umpan silangnya berhasil dimanfaatkan Dicky Kurniawan yang sukses menjebol gawang Persita dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Persijap. Mereka tampil lebih tenang dan beberapa kali mengancam melalui kombinasi serangan dari sisi sayap maupun tengah.
Di sisi lain, Persita kesulitan membongkar pertahanan rapat dari Persijap. Carlos Franca sebenarnya memiliki peluang emas untuk menambah keunggulan pada menit ke-36. Namun, penyelesaian akhirnya masih melambung meski sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang. Skor 1-0 bertahan sampai pertengahan babak.
Memasuki babak kedua, Persita sempat memberikan ancaman lewat tendangan Hoky Caraka yang mengenai tiang gawang. Kiper Persijap Sendri Johansyah sigap mengamankan bola yang akhirnya mengenai tiang.
Persijap akhirnya mampu memperbesar keunggulan pada menit ke-73 melalui aksi pemain pengganti Sudi Abdallah. Memanfaatkan umpan terobosan dari lini belakang dan posisi kiper Persita, Igor Rodrigues yang maju meninggalkan gawang, dimanfaatkan Sudi dan sukses mencetak gol lewat sundulan.
Hanya berselang dua menit, Carlos Franca menebus kegagalannya di babak pertama dengan mencatatkan nama di papan skor. Lewat skema serangan balik cepat (Counter-attack), striker asal Brasil itu membawa Persijap unggul 3-0.
Situasi Persita semakin sulit setelah salah satu pemainnya, Javlon Guseynov mendapatkan kartu merah pada menit ke-81 akibat pelanggaran keras. Bermain dengan 10 orang membuat tuan rumah tak mampu bangkit hingga laga usai.
Tambahan tiga poin membuat Persijap kini mengoleksi 34 poin dan menempati posisi ke-13 klasemen sementara. Raihan tersebut sudah cukup memastikan mereka bertahan di Liga 1 musim depan karena unggul head to head atas Persis Solo.
Meski sudah aman, Persijap masih menyisakan dua pertandingan besar lagi, menghadapi tim yang berada di peringkat kesatu dan kedua di BRI Super League 2025/26 yakni Borneo FC dan Persib Bandung.
